Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2025

Bab 7 Social Networking, Engagement, and Social Metrics

 Bab ini memaparkan bagaimana media sosial dan Web 2.0 telah mengubah cara organisasi berinteraksi dengan pengguna. Buku menjelaskan penggunaan platform seperti Facebook, Twitter, LinkedIn, YouTube , dan blog sebagai sarana komunikasi, promosi, dan engagement. Selain itu, dibahas juga konsep mashups, RSS, social metrics , serta tools untuk memonitor aktivitas dan sentimen pengguna. Media sosial tidak hanya berfungsi sebagai tempat berbagi konten, tetapi juga menjadi kanal penting untuk customer service, branding, dan kolaborasi internal. Inti dari bab ini adalah bahwa media sosial memiliki peran besar dalam membentuk hubungan antara organisasi dan pengguna, serta menyediakan data penting untuk memahami perilaku dan kebutuhan audiens.

Pertemuan 7 Attracting Buyers with Search, Semantic, and Recommendation Technology

 Bab ini menjelaskan bagaimana teknologi pencarian dan sistem rekomendasi membantu perusahaan menarik dan mempertahankan pelanggan. Buku membahas konsep SEO (Search Engine Optimization) , paid search , semantic search , dan recommendation engines . Sistem rekomendasi yang digunakan oleh platform seperti e-commerce atau layanan streaming memungkinkan perusahaan memberikan saran yang relevan berdasarkan perilaku pengguna. Teknologi ini membuat pengalaman pengguna menjadi lebih personal dan meningkatkan peluang transaksi. Bab ini menekankan bahwa pencarian dan rekomendasi adalah strategi penting dalam meningkatkan visibilitas digital dan penjualan.

Pertemuan 6 Cybersecurity and Risk Management

 Bagian ini mempelajari bagaimana organisasi menghadapi berbagai ancaman keamanan digital seperti malware, botnet, phishing , dan advanced persistent threats (APT) . Buku menjelaskan bahwa keamanan tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga membutuhkan prosedur dan budaya keamanan yang diterapkan oleh seluruh anggota organisasi. Konsep cyber risk management , fraud detection , internal control , serta cloud dan mobile security dibahas sebagai langkah penting untuk meminimalkan risiko dan melindungi data perusahaan. Secara keseluruhan, bab ini mengingatkan bahwa sistem digital tanpa keamanan yang kuat dapat menimbulkan kerugian besar dan berdampak langsung pada reputasi organisasi

pertemuan 5 Networks for Efficient Operations and Sustainability

 Bab ini membahas peran jaringan (network) sebagai infrastruktur utama dalam mendukung aktivitas digital. Buku menjelaskan berbagai konsep seperti IP address, wireless networks, APIs , dan teknologi 4G/5G , yang memungkinkan komunikasi bisnis berlangsung cepat dan efisien. Jaringan juga mendukung kolaborasi, komunikasi real-time, serta berbagai inisiatif keberlanjutan seperti penghematan energi dan pengurangan emisi. Dengan jaringan yang kuat, sebuah organisasi dapat menghubungkan sistem internal, pelanggan, dan mitra bisnis secara seamless. Bab ini menegaskan bahwa jaringan bukan hanya teknologi pendukung, tetapi bagian vital dari transformasi digital.

Pertemuan Data Management, Big Data Analytics, and Records Manageme

Pertemuan ini menjelaskan bagaimana data dalam jumlah yang besar dikelola dan dianalisis untuk menghasilkan informasi yang bermanfaat. Buku memaparkan konsep big data yang sebagian besar bersifat tidak terstruktur, seperti data dari media sosial, sensor IoT, dan video. Teknologi seperti Hadoop, NoSQL, data warehouse, data mining , serta business intelligence membantu organisasi mengolah data tersebut menjadi insight yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan. Selain itu, records management juga dibahas untuk memastikan arsip digital tersimpan dengan aman dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Bab ini menunjukkan bahwa kemampuan memanfaatkan big data dan analitik merupakan faktor penting yang dapat memberikan keunggulan kompetitif bagi organisasi.

Pertemuan Data Governance and IT Architecture Support Long-Term Performance

pada pertemuan ini membahas bagaimana organisasi mengelola data sebagai aset yang penting untuk mendukung kinerja jangka panjang. Buku menekankan pentingnya data governance , yaitu aturan, kebijakan, dan standar yang memastikan data tetap akurat, aman, konsisten, dan mudah digunakan. Selain itu, dipelajari juga mengenai enterprise architecture , yang berfungsi sebagai kerangka untuk mengatur sistem, aplikasi, dan infrastruktur agar perusahaan dapat bekerja secara efisien. Teknologi seperti virtualization, cloud services (SaaS, PaaS, IaaS) , serta strategi business continuity dijelaskan sebagai fondasi penting untuk menjaga operasional tetap berjalan meskipun terjadi gangguan. Inti dari bab ini adalah bahwa tata kelola data yang baik dapat mencegah kekacauan informasi dan memastikan setiap keputusan bisnis didukung oleh data yang benar dan terkelola dengan baik.

Pertemuan Pertama Pengenalan Mata Kuliah Sistem Informasi dan Bab 1 Doing Business in Digital Times

 Pada Pertemuan Pertama menjelaskan apa itu sistem informasi dan apa saja RPS yang ada. Sebelum Menjelaskan Bab 1 tentang melakukan bisnis di era digital. kami diberi perintah untuk membuat kelompok presentasi untuk mempelajari Bab 2 hingga Bab 7 dari dalam buku Informasi Teknologi. Bab 1 Melakukan Bisnis di era Digital Pada bagian bab ini saya mempelajari bagaiaman bisnis sekarang bisa berubah menjadi bisnis digital. hampir setiap aktivias marketing, operasional, sampai layanan pelanggan sudah memanfaatkan teknologi seperti cloud computing, mobile apps, social media, IoT, big data, dan data analitik. Dari buku menjelaskan bahwa perusahaan tidak lagi cukup menjual produk tetapi mereka menciptakan pengalaman pengguna yang terbaik melalui teknologi digital. memahami bagaimana digitalisasi mengubah model bisnis tradisional menjadi model digital, misalnya integrasi e-commerce, aplikasi mobile dan automation. jadi bab ini dapat membuka wawasan yang bisa mengubah dunia bisnis itu bergera...