Pertemuan 9 Retail, E-commerce, and Mobile Commerce Technology


E-Commerce didefinisikan sebagai pasar yang diubah ke dalam format digital. Meskipun konsepnya relevan sejak tahun 2000-an, dosen menyoroti bahwa implementasi di Indonesia masih didominasi model dasar, belum sepenuhnya memanfaatkan potensi sistem cerdas.

Artificial Intelligence (AI) menjadi kunci dalam implementasi SI yang mendalam. AI memungkinkan pemetaan dan analisis perilaku pengguna secara akurat melalui data yang terkoneksi dari media sosial dan perangkat pribadi. Data perilaku ini kemudian dapat digunakan untuk kustomisasi yang spesifik. Misalnya, AI dapat mengidentifikasi kebutuhan asupan makanan dan menyeleksi suplier bahan pangan yang relevan. Lebih jauh, sistem AI dapat memberikan solusi bundling yang kompleks, seperti perencanaan konstruksi atau pengadaan paket fashion dengan batasan anggaran tertentu.

Dalam pengembangan sistem, keputusan antara model Business-to-Customer (B2C) dan Business-to-Business (B2B) harus disesuaikan dengan kebutuhan dan konteks bisnis yang dituju. Contoh sederhana adalah membandingkan penjualan produk langsung ke konsumen (B2C) dengan menjadi suplier bahan baku dalam jumlah besar kepada bisnis lain (B2B).

Selain itu, konsep omni-channel menunjukkan bahwa bisnis retail harus bertransformasi dengan menyediakan berbagai saluran penjualan yang terintegrasi untuk melayani konsumen secara efektif.

Dalam aspek keuangan, munculnya banyak platform uang elektronik memperlihatkan adanya potensi keuntungan dari sistem top-up dan perputaran dana. Institusi, termasuk kampus, didorong untuk mempertimbangkan sistem top-up internal, misalnya untuk pembayaran SPP, agar perputaran dana dapat dikelola secara mandiri.

Pemikiran Mahasiswa yang harus diterapkan:

  1. Komitmen Akademik: Menjalani pendidikan dengan sungguh-sungguh adalah dasar untuk mewujudkan visi sistem informasi.

  2. Karya dan Inovasi: Peran utama mahasiswa adalah mewujudkan gagasan dalam bentuk program fisik. Inovasi dan imajinasi sangat diperlukan dalam proses ini.

  3. Sikap Profesional: Apabila program atau karya yang dibuat tidak digunakan, hal tersebut harus diterima sebagai realitas industri. Hal terpenting adalah telah berhasil membuat dan menguasai prosesnya, yang merupakan modal berharga untuk masa depan.

Dunia Sistem Informasi menawarkan kompleksitas dan peluang tanpa batas. Mahasiswa didorong untuk segera memanfaatkan inovasi ini dengan merumuskan ide-ide tugas kelompok yang cerdas, terukur, dan berdampak nyata.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pertemuan Ethical Risks and Responsibilities of IT Innovations

Pertemuan Data Visualization and Geographic Information Systems (GIS)